Tak Ada Power Bank, Ini Solusinya

Mesin rechrage station telah tersebar di 200 lokasi di Jabodetabek.
Penggunaan ponsel di kota besar seperti Jakarta sudah menjadi bagian dari kebutuhan pokok penduduknya.
Namun, sering kali kenyamanan penggunaan ponsel terganggung akibat hal kecil seperti kondisi baterei yang habis terpakai.  Padahal ponsel menjadi sarana vital penunjang kelancaran bisnis, bagi masyarakat modern usia produktif.
Hal inilah yang menjadi peluang bisnis bagi salah satu perusahaan start up Indonesia PT Jalan Terus Saja (ReCharge) menyediakan layanan penyewaan power bank berbasis aplikasi.
Dick Listijono, Co-Founder dan Chief Executive Officer Recharge mengatakan Recharge yang telah memiliki 200 recharge Station atau mesin tempat menyewa power bank yang tersebar di lebih dari 100 lokasi strategis di Jabodetabek. "Kami perusahaan penyewa power bank berbasis aplikasi," katanya.
Mesin tersebut umumnya berada di pusat perbelanjaan, perkantoran atau tempat keramaian lainnya. Bagi konsumen yang hendak meminjam power bank dapat mengunduh aplikasi yang ada dalam mesin recharge station.
Transaksi pembayaran bisa dilakukan secara online maupun off line. Bagi konsumen yang meminjam dikenakan biaya Rp 10 ribu rupiah selama 24 jam.
Apabila lewat batas waktu akan dikenakan denda. Termasuk kehilangan atau rusah denda sebesar Rp 100 ribu rupiah. Power bank yang dipinjam dapat dibawa kemana saja dan dikembalikan ke tempat recharge station yang berbeda ketika meminjamnya. "Pengguna tidak perlu khawatir produktivitas mereka akan terganggu," kata Dick lewat keterangan resminya, Selasa (23/10).
Penyewaan menggunakan aplikasi di ponsel dapat diunduh melalui Google Play Store bagi pengguna Android dan App Store bagi pengguna iOS.  Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat mengetahui lokasi recharge station terdekat melalui fitur Cari recharge. Setelah itu langkah penyewaan dimulai dengan melakukan top up saldo baik melalui tunai atau non tunai. 
Mesin recharge station tersebut juga dapat digunakan sebagai petunjuk atau sarana informasi tentang situasi dimana mesin itu berada. Ke depan  mesin dapat digunakan untuk beragam transaksi jual beli berbagai kebutuhan, pemesanan tiket online, atau kebutuhan lainnya. Hingga saat ini  pengguna mesin tersebut sudah mencapai lima ribu orang.

Komentar